Langsung ke konten utama

Postingan

Tamasya ke Zaman Purba Bersama Marbel Dinosaurus

Apakah selama ini anda hanya tahu dinosaurus itu adalah Tyrannosaurus Rex (T-Rex) atau beberapa jenis berdasarkan film Power Ranger dan Jurassic Park ? Berarti anda sama seperti saya, kurang wawasan. Dalam rangka memperluas pengetahuan masyarakat mengenai zaman purba, khususnya dinosaurus, Educa Studio telah meluncurkan aplikasi game dengan judul Marbel Dinosaurus. Lengkap dengan narasi dan permainan interaktif berbahasa Indonesia. Disuguhkan dalam tampilan yang penuh warna dan menarik, Marbel Dinosaurus ini akan membawa pengalaman bermain sambil belajar yang sangat menyenangkan. Permainan interaktif seru Setelah memainkan game ini, sedikit banyak wawasan saya mengenai dinosaurus tidak hanya terbatas sampai T-Rex saja, namun jauh lebih luas. Selain itu, aplikasi ini tidak hanya bagus untuk anda, tapi juga cocok untuk anak dalam rangka belajar sambil bermain. Tertarik untuk main? Marbel Dinosaurus dapat diunduh di sini .

PlayWebGame Dahului WaveGame Rilis Dragon Ball Online

Setelah tempo hari saya mengabarkan mengenai WaveGame yang akan merilis game berjudul Dragon Ball Online di Indonesia, secara mengejutkan PlayWebGame lebih dahulu merilis game dengan tema serupa dengan judul Anime Saiyan pada 19 Maret 2015. Anime Saiyan sendiri adalah game yang diperuntukkan oleh PlayWebGame sebagai game internasional sehingga bahasa yang digunakan di dalamnya adalah Bahasa Inggris. Sistem permainan yang di adaptasi di dalamnya hampir sama dengan game browser lain yang mengadaptasi teman anime. Saya tidak berharap banyak mengenai gameplay dan keseruan di dalamnya. Sudah bisa dipastikan sama. Hal yang membedakan hanya desain karakter dan alur ceritanya. Pertarungan otomatis Indonesia telah memiliki banyak game browser dengan tema anime yang mengadaptasi sistem permainan yang serupa. Ada Naruto, One Piece, Bleach, Fairy Tail, Saint Seiya dan kali ini Dragon Ball . Dragon Ball Online kepunyaan WaveGame sendiri direncanakan untuk rilis pada 26 Maret 2...

Yuk Nonton Bareng! Home Tayang Pekan Depan

Akhirnya penantian yang telah lama sampai juga. Tanggal penayangan film animasi buatan DreamWorks berjudul Home di bioskop Indonesia telah diumumkan. Film yang disutradarai oleh Tim Johnson ini berkisah tentang koloni alien yang menamakan dirinya Boov ingin menjajah bumi dan menjadikannya tempat tinggal mereka selanjutnya. Saat itu, seluruh umat manusia telah dipindahkan oleh Boov, kecuali seorang anak perempuan yang berhasil kabur, Tip (Rihanna). Dalam kisahnya, Tip akan berjumpa dengan alien kalangan kelas bawah yang terbuang dari koloninya, Oh (Jim Parsons) yang mana pertemua awal mereka tidak begitu bersahabat. Namun seiring berjalannya waktu, mereka pun menjadi sahabat yang saling melengkapi. Bagaimana nasib bumi ketika penyerangan Boov itu terjadi? Apakah bumi dapat diambil alih lagi? Dan bagaimana nasib dari kedua sahabat yang awalnya bermusuhan itu? Saksikan di bioskop pada 25 Maret 2015.

Apakah Sesulit Itu? GoBlock's Impossible Medley dari Gambreng Games

Awalnay saya hanya mendengar saja dari teman kalau ada proyek dari pengembang game Indonesia yang judulnya Go Block sedang kampanye untuk menggalang dana pengembangan. Pada saat itu juga saya teringat bahwa game dengan judul seperti itu sudah ada dan dibuat juga oleh pengembang Indonesia, Amagine Interactive, dengan judul Go Go Block! . Namun anggapan saya itu salah karena game yang dimaksud adalah GoBlock's Imposibble Medley buatan Gamreng Games. Saat ini Gambreng Games sedang melakukan penggalanagn dana untuk gamenya itu di Pozible, bukan Kickstarter. Banyak kali situs crowdfunding sekalin Kickstarter. Setelah mecoba versi demionya, saya merasa game bergenre 2D side-scrolling endless runner ini memang akan menjadi sesesuatu yang menantang dan sulit. Seakan tidak dapat diselesaikan, namun jika anda sudah mendapatkan feeling -nya atau timing yang tepat, maka permainan ini akan mudah. Apakah sulit banget? Nggak juga. Mengenai g ameplay -nya, berdasarkan deskripsi ya...

Waduh! Dizzel Ikutan Tutup

Setelah mengumuman ditutupnya Kart Rider 2.0 dan Crazy Shooter oleh Kreon, pada hari ini diumumkan juga bahwa Dizzel juga ikut ditutup. Dizzel adalah game bergenre penembak buatan NS Studio yang dirilis oleh Kreon pada 13 Maret 2014 di Indonesia. Penutupan server Dizzel akan dilakukan seluruhnya pada tanggal 1 Juni 2015 mendatang. "Dikarenakan system Item Mall Dizzel tidak ada yang permanent, maka bagi user yang memiliki item sebelum tanggal 19 Maret 2015 dan masih menyimpan dalam Storage diharapkan untuk menggunakannya sebelum tanggal 1 Juni 2015," tertulis di situs resminya. Dengan kata lain tidak ada kompensasi untuk game ini.

Tanpa Keterangan! Situs Yipgame Mati, Soul Slayer dan Your Saga Dipastikan Tutup

Parah banget. Parah! Pagi ini saya mendapat informasi bahwa game Soul Slayer sudah tidak bisa diakses sejak 10 Februari 2015. Setelah mencari, saya mendapatkan jawaban bahwa game itu mengalami masalah server pada 6 Februari 2015. Hanya saja, sejak 10 Februari itu tidak ada lagi pemberitahuan atau posting apapun dari Facebook-nya. Saya akses situsnya pun sudah tidak aktif. Berdasarkan temua itu, saya mengambil kesimpulan bahwa game yang rilis 25 September 2014 ini telah die , mati, game over , berakhir dan tutup pada Maret 2015 ini (walaupun tidak jelas tanggalnya). Bagaimana dengan tanggapan para gamers yang memainkan game tersebut? Tentu saja mereka terkejut dan banyak ada yang marah. Mulai dari pengguna yang bilang tega, sampah, tidak modal, makan uang haram dan yang paling parah adalah menyarankan untuk lapor ke polisi jika merasa kecewa. Penasaran dengan game lain yang dirilis oleh Yipgame yakni Your Saga , saya pun cek ke Facebook-nya. Parah, tidak ada posting terbar...

Nintendo dan DeNA Corp Kerjasama, Mario Hadir di Mobile Hanya Impian

Tempo hari (17/2/2015) tersiar kabar bahwa Nintendo telah bekerjasama dengan DeNA Corp, salah satu perusahaan game mobile top di Jepang. Saya juga salah satu penggemar game yang dirilis DeNA yaitu Flutter . Mungkin kerjasama itu menjadi yang sangat diinginkan oleh gamers seluruh dunia, khususnya Nintendo. Alasannya adalah mungkin saja game larisnya Nintendo sepeti Mario, Zelda, Pokemon, Monster Hunter dan lainnya akan dihadirkan juga di perangkat mobile. Namun harapan itu harus sirna karena Presiden Nintendo Satoru Iwata mengungkapkan bahwa ada perbedaan yang sangat mencolok dan mendasar dari sistem kontrol yang terdapat pada konsol dibandingkan dengan perangkat mobile yang menggunakan sentuhan. Apabila dipaksakan, maka kekurangan yang muncul hanya akan merusak citra dari IP ( intellectual property ) yang sudah ada. Iwata mejelaskan lebih lanjut bahwa nantinya kerjasama ini akan melahirkan judul baru, game yang lebih sesuai dengan minat dan gaya bermain gamers di perangkat mo...